Cristiano Ronaldo, Matang Berkat Kritik

Bermain di masa yang sama dengan pemain sepak bola yang dipuji sebagai terbaik di dunia barangkali akan memberi beban berat tersendiri bagi pesepakbola lainnya. Hal itu yang kira-kira terjadi kepada Cristiano Ronaldo. Bergelar pemain termahal dunia (sekitar 80 juta Euro), yang secara tidak langsung menggambarkan kualitas skillnya, Ronaldo justru seringkali diposisikan di bawah Lionel Messi.

Semua pengamat memang gemar membandingkan mereka. Terlebih, mereka berkompetisi di liga yang sama: La Liga Spanyol, serta memperkuat dua klub yang selalu bersaing: Real Madrid dan Barcelona. Ronaldo tentu gerah dibandingkan dengan pemain andalan Barcelona tersebut. Dalam beberapa kesempatan, pemain Portugal itu berusaha membantah, atau bahkan berusaha menunjukkan bahwa ia lebih baik dari pemain asal Argentina tersebut.

“Messi? Anda tahu di mana Messi selama setahun ke belakang? Ia hanya bertahan hingga perempatfinal bersama Argentina. Apa itu cukup buruk? Tidak (cukup buruk)?” kata Ronaldo beberapa waktu lalu, menyindir pesaingnya tersebut.

Ronaldo barangkali memang menunggu waktu yang tepat untuk membela diri dari perbandingan yang tak pernah usai tersebut. Alhasil, ia baru mengeluarkan pernyataan bernada provokatif tersebut setelah musim 2011/ 2012 berakhir, atau setelah ia mampu memutus kesuksesan Messi dan Barcelona di La Liga. Ronaldo mampu mencetak 46 gol dari 38 pertandingan bersama Real Madrid dan membawa klub ibu kota Spanyol itu meraih titel juara liga ke-32. “Kami (Real Madrid) juga memiliki kualitas untuk memenangkan enam gelar musim depan,” ujar Ronaldo pada Mei lalu. Pernyataan itu dikeluarkan Ronaldo sebagai perang urat syaraf kepada Barcelona yang mampu merebut enam gelar dalam satu musim beberaa waktu lalu.

Sejak bergabung pada 2009, Ronaldo tidak tergantikan di skuad utama Real Madrid. Total sampai saat ini ia telah bermain dalam 101 pertandingan bersama Madrid dan mencetak 112 gol. Di tim nasional POrtugal pun, pemain kelahiran Pulau Madeira itu telah bermain lebih dari 100 pertandingan di semua jenjang usia timnas Portugal dan mencetak lebih dari 45 gol.

Peran Ronaldo di tim Seleccao Eropa (julukan Portugal) pun semakin penting setelah mundurnya beberapa pemain yang disebut generasi emas Portugal, seperti Luis Figo, Rui Costa atau Vitor Baia. Tak heran, ia kemudian dipilih sebagai kapten timnas Portugal. Namun, tekanan saat bermain di klub dan timnas memang berbeda. Ronaldo beberapa kali terlihat masih canggung ketika berseragam merah marun miliki Portugal. Pengamat pun kembali membandingkan dirinya dengan Messim tapi dalam pencapaian yang sama-sama tidak baik. Mereka disebut sama-sama tidak bisa bermain maksimal kala memperkuat timnas negara masing-masing.

“Tapi sekarang Ronaldo semakin dewasa. ia sudah tidak lagi merasa tertekan. Dalam sepak bola, terkadang seseorang kehilangan kesempatan dan momen. Tapi saya percaya Ronaldo tetap yang terbaik, dan kami butuh dirinya dalam kondisi seperti itu,” ujar rekannya di timnas POrtugal, Nani.

Usai mencetak dua gol kemenangan Portugal di pertandingan terakhir babak grup melawan Belanda, Ronaldo memang terlihat sudah mampu menghilangkan teror tersebut. Sependapat dengan rekannya semasa bermain di Manchester United, Nani, Ronaldo juga menyebut dirinya sekarang lebih matang dan dewasa. “Saya memang sempat marah kepada diri sendiri sebelum partai melawan Belanda. Tapi saya yakin saya bisa lebih baik, dan saya telah membuktikannya,” kata Ronaldo, membela diri.

Ronaldo sendiri saat ini berada di puncak pencetak gol terbanyak Piala Eropa 2012 dengan tiga gol, bersama dengan penyerang Jerman, Mario Gomes; pemain muda Rusia, ALan Szagoev; dan penyerang Kroasia, Mario Mandzukic. Ia bahkan berpeluang menambah jumlah gol karena Portugal masih akan bermain di semi-final.

Bahkan, Ronaldo pun berpeluang melewati rekor pemain POrtugal yang paling banyak mencetak gol sepanjang partisipasi di Piala Eropa. Saat ini Ronaldo telah mencetak enam gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Eropa, atau menyamai pencapaian mantan penyerang timnas Portugal, Nuno Gomes.

Di statistik turnamen pun, Ronaldo tercatat sebagai pemain yang paling sering mengancam gawang lawan, dengan membuat 29 peluang, baik tepat sasaran atau melencang. Ia mampu melewati rekor penyerang Rusia, roman Pavlyuchenko yang melakukan 28 kali percobaan pada Piala Eropa 2008.

“Kami layak juara karena telah bermain dengan baik. Tapi yang paling penting sekarang adalah skuad memiliki ambisi dan semangat untuk bermain dengan baik,” kata Ronaldo.

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s