HARAM

Ada yang masih semangat gak ngikutin bola Indonesia? Sepuluh tahun lagi kan 2022 loh. Sesuai visi mantan Ketum PSSI, Nurdin halid, tahun segitu kita seharusnya sudah masuk Piala Dunia. Kenyataannya? Tahun segini kita masih jalan di tempat tuh. Bahkan PIala AFF, satu2nya turnamen di mana kite masih bisa jumawa, seringkali kita dikangkangin. Empat kali runner-up, cing!!

Baca tautan di bawah untuk beritanya:

http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2010/06/100619_pssi_2022.shtml

Daripada capek2 urus bola, ogut usul pemerintah mengharamkan saja sepak bola di Indonesia. Bikin Keppres, PP, atau apalah namanya. Di satu sisi, itu mengikat secara hukum formal kan?

Kalau bisa, MUI juga keluarin fatwa. isinya: “Sepak bola adalah haram”. Gampang kan, toh MUI bisa keluarin fatwa apa saja. Fatwa haram ucapin selamat Natal aja ada, mosok soal ini kaga?? Gimana tuh?? Itu mengikat dari segi agama kan? tapi dengan catatan itu buat yg percaya agama.

Karena semua elemen sudah sepakat, jadi kegiatan apapun yg berhubungan dengan sepak bola harus dilarang. Kalau ketahuan, pelaku dihukum. Sadis yes? Ogut skeptis? Ya biarin deh. Tapi ogut bisa kasih beberapa alasan soal argumen ogut tadi. Ogut kan punya argumen, gak asal dukung atau nentang aja kaya FDSI. Ngawur dikit biarin dah, toh selama ini banyak argumen orang bola yang yg ngawur toh?? #alibi

Nih alasan2 ogut kenapa sepak bola harus dilarang:

1. PSSI adalah organisasi politik dan balas dendam
Baca deh sejarah PSSI saat dibentuk Opa Soeratin. PSSI dibentuk sebagai wadah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan ingin membalas perlakukan buruk Belanda ke pribumi.

Motif yang sudah politis kan? Kengkawan kan suka bilang untuk jauhkan politik dari sepak bola tuh (meski gak jelas definisi politik yg dimaksud), makanya ini kesempatan yang pas. Bubarkan PSSI, selaku wadah sepak bola di Indonesia. Juga larang kegiatan sepak bola, karena dari suatu kegiatan massa biasanya akan hadir organisasi utk menguatkan mereka. Bisa2 PSSI muncul lagi. Jadi harus larang kegiatan dan keinginan membentuk wadahnya.

Dengan dasar pembentukan Opa Soeratin yg ane sebut tadi, gak heran sekarang KPSI serang PSSI mulu, Wajar kalau saling membalas dan rebut kekuasaan. Pola sejarah selalu berulang toh? Yakin di masa depan kejadian serupa gak berulang lagi dan lagi? Bisa2 capek urusin mereka mulu loh.

2. Gak pernah juara
Empat kali runner-up Piala AFF! Bangga? ane sih enggak.. Pemenang selalu mengambil semuanya, itu prinsip ane.

Gagal 2010:

Kalah di Final AFF 2010
Kalah di Final AFF 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gagal 2004/05:

Perayaan Singapura juara Piala Tiger 2004/ 05
Perayaan Singapura juara Piala Tiger 2004/ 05

 

Gagal 2002 (foto di bawah):

Ini momen di Piala Tiger 2002
Ini momen di Piala Tiger 2002

Bayangin jika dana operasional sepak bola dan PSSI dialihin ke cabang olahraga lain? Angkat besi? bulutangkis? beuhhh.. berapa banyak juara dunia yg bisa lahir.

Pemerintah harus fair lah dalam memandang: cabor yg prestasi, kasih wadah dan dukungan. Jika enggak dan bisa cuma ribut: larang aja. Kalau mau didukung, makanya berprestasi dulu lah!!

Gagal 2000 (foto di bawah)

Ada beberapa pemain berseragam Indonesia, tapi sadarlah, karena mereka bukan pemain Indonesia. Itu Thailand dan Peter Withe yg juara tahun 2000
Ada beberapa pemain berseragam Indonesia, tapi sadarlah, karena mereka bukan pemain Indonesia. Itu Thailand dan Peter Withe yg juara tahun 2000

3. Mental atletnya jelek
Di awal konflik ane percaya pemain adalah korban. Tapi lama2 semakin ke sini, mereka malah manfaatin momen. Sawer sana-sini. Ane nemu pemain timnas PSSI habis latihan di kasih duit, tapi gak lama habis itu pindah ke tim KPSI. Ada juga pemain yg habis latihan kerjaan nodong manajer minta duit dan sepatu baru. Jadi brasa gampang, malas sama tim PSSI, lalu pindah ke KPSI. Mana ada pemain transfr timnas? Kayak zaman dulu aje.

Pemain itu pemegang kekuatan utama di sepak bola seharusnya. Kalau bener, mreka harus bersikap dalam konflik dan bergerak bersama. Iya sih, kalau soal perut masing2 siapa yg urus. Tapi itu resiko mereka, harus bisa menahan tekanan perut. Mereka kata profesi lain gak benturan soal perut apa? (ogut milih kerjaan wartawan juga kendala soal perut dan duit). Gak mau datang ke timnas, ninggalin, lalu pindah ke timnas lain, apa itu namanya??

Trus tahu yg namanya Bepe kan? kapten timnas katanya. Doski slalu klaim pribadi yg berpikiran positif. Tapi diwawancara wartawan gak mau, takut dipelintir katanya? Lah, itu suudzon sama orang lain. Pikiran positif darimana?

kalau emang gak mau diwawancara wartawan, konsisten dong. pas media asing, mau wawancara. Pas di Malaysia, liat ada waratwan indo, kagak jadi wawancara tuh sama media asing.

biodata @bepe20 di twitter.
biodata @bepe20 di twitter.

Atau kalau pemred medianya ternyata kakak kelas pas sekolah, baru mau diwawancara eksklusif?? #crot

4. Klubnya Katro
mana ada klub yg nunggak gaji pemain berbulan2?? emang pemain sukarelawan? Kalau masih percaya akhirat, utang kan ditanyain di sono tar.

5. Suporternya Katro

Mana ada suporter yg nunggu jebolan pintu baru masuk ke stadion? Trus selalu eskpektasi tinggi. pas kalah gak terima, lalu rusuh. Kayak suporter Ultras Malaya aja, yg hanya berani di kandang dan mukulin orang yg posisi tawarnya lemah seperti TKI? #picik

***

Nah, itu beberapa alasan ane. Ane punya argumen. Bagaimana dengan ente? kalau gak ada, mari sama2 berjuang agar sepak bola diharamkan dari Indonesia.

 

Advertisements

2 thoughts on “HARAM

  1. Sbenarnya trlalu skeptis&tdk mmpedulikan agama lain ya trutama fatwa ttg gak blh ngucapin slmt natal. Emangnya di kitab lo ada ttg fatwa2 gitu? Ohh jadi fatwa islam itu mudah aja bikinnya ya, skali pemimpinnya gak suka lgsung bikin fatwa aja kan? Jdi yg hidup brdamai dgn agama lain misalnya dgn ngucapin slmt natal itu haram? Wah dari luar aja agamanya kliatan suci, pdhl di dlmnya RUSUH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s