Sebuah Nasehat

Nafas saya masih tersengal-sengal dan peluh deras mengucur, ketika tiba-tiba seseorang memanggil saya. Ia yang duduk di sofa lobi kantor Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia dengan raut bingung.

“Syukur lu, bro,” ujarnya singkat.

“Kenapa, Bang?” tanya saya, sambil mengelap keringat usai joging memutari Gelora Bung Karno.

“Karena lu bisa fokus nulis tanpa mikir hal lain. Di kantor gue, penilaian gak cuma masalah tulisan, tapi juga harus cari iklan,” ujarnya lirih.

“Jadi percuma gue nulis bagus, tapi kalau gak dapat iklan, nilai gue akan tetap buruk.”

“Untuk media cetak, iklan kan jadi pemasukan utama saat ini. Kalau gak ada iklan, bagaimana media cetak bisa hidup?” katanya lagi.

“Lu gak harus cari iklan, kan?”

Saya membalas dengan gelengan kepala, lalu duduk di sofa di hadapannya untuk mengatur nafas. Tapi ia terus merepet seolah tak peduli.

“Gaji lu berapa? Sampai Rp 12 juta?”

“Yah…, boro-boro, Bang. Tapi, ya lumayan lah untuk hidup sendiri di Jakarta.”

“Lu masih enak belum punya tanggungan. Gue sudah punya anak, bro. Kalau ngandelin gaji doang, mana cukup? Masuk sekolah sekarang mahal,” katanya.

“Kalau gaji lu gede, baru lu bisa menjaga idealisme.”

“Kalau masih di bawah Rp 10 juta, gimana caranya?”

Saya tidak membalas argumennya. Sambil tersenyum kemudian saya pamit dengan alasan cari angin. Hanya merasa deja-vu: seperti ada di situasi ketika saya melihat seorang tuna wisma mencuri Magnum di Alfamart yang tidak jauh dari kosan.

Ah, kita memang seringkali salah kaprah. Menggunakan alasan kekurangan dan kemiskinan sebagai pembelaan untuk melakukan sebuah kesalahan. Hmm…, itu kata seorang senior di kantor kepada saya, sih.

 

 

(AF)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s